Siap siap masuk TK

17 March 2009

Hari jum’at lalu dapet telpon dari TK Norma Fajar yang ada di Permata Depok bahwa formulir pendaftaran udah bisa di ambil. Sabtunya berdua dengan mas ahdan langsung aja kesana tapi belum langsung daftar baru bayar formulir Rp. 50.000, batas waktu pengembalian formulir seminggu kemudian dengan mengisi dan melengkapi syarat syaratnya, tapi uang pendaftaran boleh dilakukan sampe Juni karena masuk sekolah tgl 13 Juli. Total Biaya Sekitar 3.150.000 … cukup besar juga bagi saya… tapi dibandingkan dengan yang lain emang lebih kecil semisal Mutiara Depok punya nya Kak Seto kalo gak salah sekitar 5 Jutaan kebetulan maren dapet brosurnya…

Sebenarnya untuk sekolah TK disekitar Permata Depok Regency ada banyak, kalo star nya dari lampu merah pertigaan Tole Iskandar dan Margonda  pas di pertigaan situ ada Tk Mutiara Indonesia, Trus ada TK Kartini ada Tk Al Abrar di Jl Pemuda, ada TK Mutiara didepan bengkel Yamaha ada  TK Dharma Bakti sekitar tanjakan pas jembatan sebelum arah ke Dipo.. di Jl Masjid juga banyak malah maren baru muncuk spanduk baru TK Islam Cheriya atau apa lupa, di Rawa Geni juga banyak …Setelah Permata Depok Regency sampe Permata Depok Juga banyak TK..

Tapi waktu itu emang pilihan yang diambil hanya dua yaitu Norma Fajar atau Mutiara Islam yang dua duanya ada di perumahan Permata Depok. Kalo Norma Fajar ada di depan lokasinya jadi kalo naek angkot tingal jalan aja kalo Mutiara Islam masuk kedalam kalo gak ojek ya jalannya lumayan juga…

Waktu mas ahdan diajak ke dua lokasi tersebut langsung milih yang Norma Fajar kebetulan temennya di PDR dah ada yang sekolah di Norma Fajar jadi tar bisa bareng bareng, dan ternyata maren waktu ambil formulir juga banyak lagi dari PDR yang mo sekolah di Norma Fajar..

Kenapa milih Norma Fajar atau Mutiara Islam.. di Permata Depok? Yang pasti kami maunya sekolahnya gak jauh jauh amat, kalopun harus naek angkot ya sekali aja, trus biayanya terjangkau tapi fasilitas bermain memadai dan juga pengenya sejak dini anak anak mendapatkan pengenalan tentang ajaran Islam dan dalam setiap aktivitas senantiasa ditanamkan nilai nilai Islam, karena secara kesibukan saya yang pergi pagi pulang petang tidak bisa banyak meluangkan waktu secara khusus dan rutin untuk mengajarkannya…

Alhamdulillah saat ini di PDR sudah ada TPA Almarjan… sehingga mas ahdan juga sudah bisa baca huruf Hija iyah katanya sudah mau iqro 3 … dan banyak hal hal yang kadang saya salut bahwa anak yang belum bisa baca dan mencatat tapi bisa menghafal dengan cepat. Berarti apa yang didengar oleh anak usia batita itu akan sangat berpengaruh karena akan terus diingat. Kebayang kalo keseringan Nonton TV yang tidak bermanfaat atau mendengar perkataan yang tidak pada tempatnya ….

Mudah mudahan kami tidak salah dalam mendidik anak anak kami…


Hujan Hujanan..

12 March 2009

Sabtu lalu saat siang hari di PDR ujan… tumben gak pake petir… masih ingat waktu kecil dulu sering banget maen ujan ujanan palagi sambil maen bola atau sekedar kejar kejaran ama teman teman… Gak ada wanti wanti dari ortu agar berteduh, gak ada kekhawatiran dari ortu tar anaknya sakit atau flu karena ujan ujanan…

Iseng nawarin mas ahdan untuk maen ujan ujanan.. “mas ahdan mau maen ujan ujanan gak?’  sudah umur 4 tahun belum pernah sekalipun maen ujan ujanan.. mungkin bisa jadi sensasi baginya, dan pengalaman menarik. Paling juga flu kalo badan gak kuat…

Dengan gembiranya dia menjawab…

mau ayah .. ama siapa?  Ya sendirian aja tar kalo ada teman ya ajak … dengan semangat 45 langsung lepas baju dan berlali kedepan rumah… Awalnya masih ragu hanya duduk diteras kakinya yang dikena ujan… Ayoo ujan ujan aja di jalan… langsung deh lari lari sambil bawa bola … tendang sana tendang sini…

Karena belum terbiasa kalo mata kena air minta di lap dulu .. baru ujan ujanan lagi.. Sambil mengawasi dan mengingatkan agar hati hati karena licin tak lupa ambil kamera… ” kalo dah kedinginan ujan ujanan nya udah ya ..? teriak saya.. Ya .. jawabnya sambil nendang bola yang akhirnya nyangkut di pohon ceri.. tapi dengan make tongkat buat ngepel bisa juga diambilnya bola itu..

Setelah puas akhirnya dia masuk rumah dan sudah disiapkan air hangat untuk mandi… trus minum susu agar lebih hangat …

“ayah nanti kalo ujan lagi boleh ya maen ama temen temen”..

“Iya kalo ujannya gak ada petir  tar maen bola ama temen teman kalo temen nya mau ya ..”

Selama ini hampir tidak pernah kami melarang anak bermain selama tidak membahayakan dirinya. Namanya anak anak biarlah dia menikmati dunianya dengan lebih banyak bermain. Makanya saya juga tidak terlalu setuju kalo masih TK sudah terlalu banyak diajarkan teori teori dan kegiatan yang seolah olah memaksa anak untuk bisa menguasai sesuatu lebih dini.. Biarlah anak tumbuh dan berkembang sesuai masanya… jangan pernah meminta anak untuk melakukan sesuatu dengan paksaan… disiplin tidak harus diajarkan dengan paksaan… tapi lebih manjur dengan contoh/perilaku orang tuanya.

Biarkan anak pada akhirnya menemukan jati dirinya melalui perjalanannya dan tentunya dengan bimbingan kita bukan dengan pilihan yang sudah kita tentukan…

Larangan akan semakin mbuat anak penasaran … biarkan dia menikmati hal hal baru untuk memberinya pengalaman…”


Doa untuk anak anak tercinta

20 January 2009

Ya Ghaffar, ya Rahim
Kau telah anugrahkan kepada kami sang penerus generasi
Kau amanatkan diri-diri mereka pada lindungan kasih-sayang kami
kau percayakan jiwa-jiwa mereka pada bimbingan ruhani kami
Kau hangatkan tubuh-tubuh mereka dengan dekapan cinta kami
Kau besarkan badan-badan mereka dengan aliran air susu & cinta kami
Tuhan kami, jangan sampai kami sia-siakan kepercayaan-Mu dengan kesibukanhingga menyebabkan kami melupakan amanat-Mu
jangan sampai hawa nafsu menyeret kami untuk menelantarkan buah hati kamisehingga tidak sempat kami gerakkan bibir-bibir mereka untuk berzikir kepada-Mu,Jangan sampai kami lalai menuntun mereka untuk membesarkan asma-Mu, jangan sampai kami lalai menanamkan dalam hati mereka kecintaan kepada Nabi-Mu

Lindungi kami dari perilaku berlomba mengejar status dan kebanggaan
meninggalkan anak-anak kami dalam kekosongan dan kesepian
Lindungi kami dari perilaku memoles wajah-wajah kami dengan kepalsuan
membiarkan anak-anak kami meronta dalam kebisuan
Lindungi kami, jangan sampai Kami terlena memburu kesenangan
sehingga tak kami dengar lagi mereka menangis manja
sambil memandang kami dengan pandangan cinta seperti dulu ketika mereka mengeringkan air mata mereka dalam kehangatan dada-dada kami

Jangan sampai karena Dosa-dosa kami,membuat anak-anak kami menjadi pemberang, pembangkang, dan penentang-Mu
Jangan sampai karena Dosa-dosa kami, membuat hati mereka keras, kasar, kejam, dan tidak tahu berterima kasih
Ya Alloh sebelum Engkau ampuni mereka, ampunilah lebih dahulu dosa-dosa kami

Ya Allah, berilah kami peluang untuk mendekap tubuh mereka
dengan dekapan kasih sayang kami
berilah kami waktu untuk melantunkan pada telinga mereka
ayat-ayat Alquran dan Sunnah Nabi-Mu

Berilah kami kesempatan untuk sering menghadap-Mu
dan memohon kepada-Mu seusai salat kami
untuk keselamatan, kesejahteraan, dan kebahagiaan anak-anak kami Ya Allah, ya Jabbar, ya Ghaffar
Beri kami kemampuan untuk mendidik anak kami dalam kesalehan Berikan kepadanya petunjuk-Mu, sehingga dapat menjadi suri teladan
Limpahkan kepadanya perlindungan-Mu
supaya anaku dapat melindungi kami dengan keadilan-Mu kelak

Dan Jauhkan dia dari kezaliman
sehingga kami dapat mengabdi-Mu dengan tentram dan aman

Ya Rahman, ya Rahim
Indahkan kehidupan kami dengan kesalehan anak-anak kami
Peliharalah anak-anak kami yang kecil
Kuatkanlah anak-anak kami yang lemah
Sucikan kalbu mereka
Bersihkan kehormatan mereka
Sehatkan badan mereka
Cerdaskan akal mereka
Indahkan akhlak mereka
Gabungkanlah mereka bersama orang-orang yang bertakwa kepada-Mu
yang mencintai Nabi-Mu, keluarganya yang suci, dan sahabatnya yang mulia
yang berbakti kepada orangtuanya yang bermanfaat kepada bangsanya
yang berkhidmat kepada sesama manusia

Wahai Zat yang nama-Nya menjadi pengobat
yang sebutan-Nya penyembuhan
yang ketaatan-Nya kecukupan
sayangi kami yang modalnya hanya harapan
dan senjatanya hanya tangisan Kabulkanlah doa kami …

Amin.. Ya Alloh

nn/internet 


Berlalu Begitu Saja

20 January 2009

Lama sekali tidak membuat coretan tapi yang pasti buka karena kesibukan. Dan telah banyak hal telah berlalu seiring dengan pergantian waktu ke tahun 1430 H maupun 2009. Saatnya untuk segera menata kembali perjalanan agar hari ini lebih baik dari kemarin.

Desember lalu baru aja ngadain training dan dapet oleh oleh dua buah buku dari sang pembicara dengan Judul Time To Change In Selling dan Time To Change (99 jalan menuju kesuksesan yang spektakuler) .. hmm judul yang sangat memukau..

Sampai hari ini belum selesai juga baca buku itu maklum belum konsent untuk baca. Namun diakui banyak hal yang bermanfaat yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari hari. Setelah membaca beberapa point dari buku itu terasa begitu banyak hal yang telah berlalu begitu saja setiap waktu dalam perjalanan kehidupan ini. Akankah itu terus berlanjut? ahh jangan sampai… kehidupan punya tujuan dan itu harus dicapai.

Mungkin telah tertinggal jauh dalam segala hal… namun memang benar kata orang bahwa orang orang berada didepan kita hanya karena 2 hal yaitu melangkah lebih dulu atau karena melangkah lebih cepat. Dan tak akan pernah bisa kita menyusulnya bila kita tidak pernah mau untuk segera memulai melangkah menuju tujuan perjalanan ini.

buku-1.jpgbuku-2.jpg


Adzra Azizah

6 November 2008

Adzra azizah… itu salah satu nama yang telah kami persiapkan apabila anak kami lahir perempuan.. dan juga menyiapkan nama lain bila kemungkinan laki laki..karena meskipun dokter mengatakan akan lahir perempuan tapi kan baru usg…

Untuk kelahiran anak kedua ini kami sepakat untuk lahiran di Malang lagi seperti anak pertama.. saat lahiran anak pertama tidak bisa menemani istri karena saat itu istri dah di malang, dan saya di jakarta malah seharusnya ke padang, makanya untuk anak kedua ini sudah ancang ancang ambil cuti sebulan agar bisa menemani istri pada saat lahiran..

semua telah dirancang matang untuk lahiran di malang, sehingga di depok sedkitpun tidak ada persiapan untuk lahiran.. 3 tiket gajayana sudah di beli untuk berangkat tagl 1 november pukul 17.30.. segala macam rencana telah disusun mo ngapain aja selama di malang .. terutama kulinernya yang mo di coba in..mas ahdan dah minta ke jatim park II..

Memang kami hanya bisa berencana… dan memang kami selalu berdoa agar Alloh memberikan jalan terbaik untuk kelahiran anak kedua kami ini.. dan mungkin inilah yang terbaik itu ..

Tgl 1 november .. setelah sholat shubuh istri mules dengan frekuensi yang lebih sering.. menurut hitungan dokter lahiran 17 november .. makanya belum yakin kalo subuh itu adalah pertanda akan lahiran .. namun karena mulesnya sering dan rencananya soremya naik kereta ya .. diputuskan ke hermina saja .. untuk cek.

Masalahnya .. mas ahdan belum bangun.. dan rada rada susah kalo dibangunin trus di ajak pergi.. dengan berbagai cara.. salah satunya bilang” yok ke rumah pak Fani pinjam CD Game .. tar kalo siang keburu ke kantor ..akhirnya mas ahdan mau bangun dan ikut..

Dengan membawa perlengkapan seadanya berangkatlah ke hermina dengan bawa motor.. mas ahdan masih protes ..”Yah rumah pak Fani kan belok sana .. kok kita kesini?’ … kita jalan jalan dulu mas .. mumpung masih seger..kan kita belum pernah naik motor pagi pagi..” akhirnya mas ahdan malah seneng ..

Jalanan masih lengang karena hari sabtu dan masih pagi.. sampai hermina juga sepi banget .. langsung ke bagian administrasi.. dan langsung ditangani.. kebetulan dulu dah sempet pesan kamar untuk lahiran…masalah lagi .. “Pak anak kecil ga boleh masuk ruang bersalin..”kata suster.. waduh gimana nih mas ahdan …

Telpon keluarga dan tetangga untuk minta doa nya agar diberikan kemudahan… eh keluarga malah bingung lho.. gimana to kan mo pulang ke malang… kok malah dah di rumah sakit …ya gimana lagi inilah jalan terbaik itu

“mas duduk bentar di sini ya.. ayah antar ibu bentar ..” iya ..jangan lama ya yah ….” urus adiministrasi dsb … eh mas ahdan lari nyusul ke dalam…”ayah kok lama banget ngapain..?

Waduh gimana nih..suster bilang” pak ibunya gak boleh pulang lagi..sudah bukaan lima…” walah. Jadi ingat nahwa temen maen ahdan biasanya kalo shubuh ikut abinya ke masjid… langsung telpon pak eko…”Pak.. bawa nahwa ama najibah ke hermina ya ..buat nemenin ahdan biar saya bisa nemenin istri …

Tak lama kemudian Ibu Fairuz serta nahwa dan najibah dah muncul di hermina langsung ajak ahdan ..inilah untungnya punya tetangga yang baik dan anak anak sudah saling akrab…

Kembai ke ruang berslin lagi .. dulu anak pertama masuk rs jam 20.00 lahir jam 23.00 ,,mungkin anak kedua sama maka saya perkiranan jam 8 an lah lahir… proses berjalan pelan…secara bertahap dari jam 05 hingga jam 7 50.. Beruntungnya lagi dokter novi sudah selesai training.. padahal sejak 2 minggu lalu beliau tarining makanya sabtu lalu tidak kontrol ke hermina.. dan tadi malam barus aja selesai trainingnya..

Dokter datang hampir jam 8 saat bukaan telah sempurna … dan tiba tiba air ketuban telah pecah … dengan bimbingan dokter dan semangat istri ..akhirnya jabang bayi itu keluar… suatu anugrah bisa melihat bagaimana proses kelahiran itu.. Betapa kebesaran Alloh itu tak terhingga…betapa besaranya perjuangan ibu untuk bisa melahirkan anak anaknya.. memang tidak salah bahwa surga berada di bawah telapak kaki ibu ..

Masalah ada lagi, saat suster tanya..pak gurita untuk ibu ada?… walah ya gak ada lha memang tidak nyiapin… telpon lagi pak eko untuk minta bantuan…kebetulan tetangga beberapa bulan lalu ada yang baru melahirkan.. pinjamlah kesana..karena apotik belum pada buka..

Betapa semuanya serba apa adanya… namun kami bersyukur karena banyaknya tetangga yang baik baik sehingga proses lahiran itupun sangat melegakan …

Kebayang bila jadi naek kereta..trus lahiran di kreta… bisa jadi selebritis mendadak .. nama pun mungkin jadi gajayanti heheh… nah sekarang gimana tiketnya nih kan sayang kalo tidak dicancel…liat di peraturan kalo di batalin 3 jam sebelum berangkat masih dikembalikan 50 persen.. lumayan 3 tiket tuh..

Sambil pulang bawa ari ari tanya satpam..ada temen yang mau bantu kembaliin tiket ke gambir gak.. alhamdulillah ada ya udah titip tiket untuk dikembaliin… lumayan lah daripada hilang sama sekali…

Kerjaan berikutnya ..hmmm undang orang tua dari malang dan dari lampung untuk datang ke Depok…. ya untungnya dah jadi ambil cuti sebulan…meskipun tidak jadi jalan jalan ke malang tapi malah bisa mengumpulkan orang tua kami karena pertemuan mereka ya hanya sekali saat nikahan dulu…maklum sama sama sudah sepuh jadi repot kalo yang dari malang ke lampung atau dari lampung yang ke malang… ya tengah tengahnya di Depok… gak kebayang rumah mungil ini jadi ajang kumpul 2 keluarga besar …. ahh gimana nanti ajalah… he eh bukan nanti gimana ya..


Anda Telah menyusahkan Saya, Terimakasih !

30 October 2008

Arvan Pradiansyah

Managing Director ILM, Alumni ESQ Eksekutif 40

Sewaktu mahasiswa saya pernah membaca sebuah buku berjudul Pedogogy for the Oppress (Pendidikan bagi Kaum Tertindas) yang ditulis oleh Paulo Freire, peneliti Amerika Latin. Salah satu kalimat yang masih saya ingat sampai sekarang berbunyi, ”Setiap orang pada dasarnya adalah guru, dan setiap tempat adalah sekolah.”

Tentu saja saya tidak setuju dengan kata-kata itu. Bagaimana tidak, saya mempunyai kriteria yang cukup tinggi mengenai seseorang yang pantas disebut guru. Seorang guru haruslah bisa digugu dan ditiru. Ia haruslah menjadi role model. Selain itu ia juga harus memiliki kemampuan yang lebih dibandingkan dengan saya sendiri, paling tidak ia menguasai sesuatu yang tidak saya kuasai.

Namun itu pendapat saya dahulu. Belakangan saya harus merevisi kembali pandangan itu. Pengalaman hidup justru mengajarkan pada saya bahwa pendapat Freire benar adanya. Saya belajar bukan hanya dari orang-orang yang saya hormati, melainkan justru dari orang-orang yang menyusahkan. Bahkan, pelajaran yang saya terima dari orang-orang yang menyusahkan jauh lebih powerful karena merasuk jauh kedalam pikiran dan sanubari saya.

Bilamana orang-orang baik memberikan pelajaran melalui pengalaman yang menyenangkan, maka orang-orang yang menyusahkan justru memberikan pengalaman yang pahit dan getir, sebuah pelajaran yang tak akan terlupakan sepanjang hidup kita.

Belakangan saya membaca sebuah buku yang menarik berjudul Thank You for Being Such A Pain karya Mark I Rosen. Buku ini makin memperkuat pendapat saya mengenai betapa pentingnya peranan yang dimainkan oleh orang-orang yang menyusahkan dalam hidup kita.

Pengalaman yang menyenangkan lebih mudah kita kupakan, karena hal itu tidak masuk terlalu dalam ke dalam memori kita atau bahkan kita menganggap sepele (taken for granted). Kalau bawahan melayani kita dengan sepenuh hati, kita mungkin berpikir bahwa itu sudah merupakan tugasnya. Kalau atasan kita ramah, baik hati dan mau mengerti, kita mungkin berpikir bahwa memang seperti itulah yang harus dilakukan seorang atasan. Kalau rekan kerja kita kooperatif, kita mungkin beragumentasi bahwa memang kewajiban setiap orang adalah saling membantu. Kalau pasangan hidup kita penuh perhatian, mungkin kita akan berpikir bahwa ini sudah merupakan hak kita. Bahwa kita memang berhak menerima perlakuan itu.

Kalau begitu, pelajaran apakah yang dapat kita ambil dari orang-orang yang menyenangkan tersebut ? Mungkin ada, tetapi pasti tidak akan semendalam pelajaran dari pengalaman yang menyakitkan. Misalkan saja, ada seseorang yang menghina Anda, mengeluarkan kata-kata yang menyakiti Anda. Mudahkan Anda melupakannya ? Kemungkinan tidak. Biasanya kita malah memikirkan bagimana membalas sakit hati kita. Namun justru disinilah manfaat yang diberikan orang-orang ini. Mereka sebenarnya telah memberikan experential learning yang tidak akan mungkin kita lupakan, yaitu mengenai betapa sakit rasanya diperlakukan seperti itu.

Rasa sakit yang luar biasa ini sangat kita perlukan untuk membantu kita memahami perasaan yang akan dirasakan orang lain bila kita melakukan tindakan yang sama. Memahami lebih dari sekedar mengetahui. Kalau Anda mengetahui sesuatu, Anda belum paham karena Anda baru masuk ke ’teorinya’, tapi kalau Anda sudah merasakannya, Anda akan memahami. Anda bahkan akan masuk ke alam kesadaran.

Saya pernah mempunyai atasan yang senang memaki-maki dan merendahkan harga diri orang lain. Namun, ia sangat berjasa kepada saya karena memberikan pelajaran mengenai betapa sakitnya diperlakukan demikian. Saya kemudian berjanji kepada diri sendiri untuk tidak akan pernah menyakiti dan merendahkan harga diri orang lain dalam situasi apa pun. Saya benar-benar sadar bahwa setiap orang ingin dianggap penting dan diperlakukan dengan penuh hormat.

Seorang teman yang suka menjelek-jelekkan saya di belakang juga telah menjadi guru besar saya. Ia telah menyadarkan saya akan pentingnya bersikap loyal terhadap orang yang tidak hadir (loyal to the absent). Tentu saja, saya sudah pernah mempelajari buruknya menggosipkan orang lain dari buku-buku, kitab suci ataupun beberapa pelatihan perilaku, tetapi pelajaran yang paling merasuk jiwa saya justru saya dapatkan dari kawan saya itu. Rasa sakit yang saya alami justru membuat saya ’bersumpah’ untuk tidak akan pernah melakukan perilaku yang sama.

Ada banyak lagi guru besar yang dapat saya tuliskan di sini. Ada klien yang pertama kali bertemu langsung memanggil saya dengan ’kamu’. Ada kawan yang gemar memberikan ’label negatif’. Ada atasan yang suka berlama-lama menjawab handphonenya, padahal kami berdua sedang melakukan rapat. Ia sering membiarkan saya ’ternganga’ di hadapannya. Semua orang ini adalah guru besar saya dalam ”kuliah” Hubungan Antarmanusia.

Karena itu alih-alih membenci orang ini, kita seharusnya malah berterimakasih kepada mereka. Berterima kasih disini bukan dalam pengertian sinisme. Melainkan berterima kasih secara tulus dan dari lubuk hati kita yang paling dalam. Bukankah hanya orang-orang ini yang berani mengambil resiko untuk menjadi orang yang tidak disukai ? Bukankah mereka telah mengajarkan kepada kita untuk menjadi jauh lebih baik dari hari ke hari ? Bukankah dengan pengalaman pahit yang mereka berikan, kita dapat tumbuh secara spiritual ? Bahkan dalam konteks yang lebih luas, orang-orang itu sebenarnya telah diutus oleh Tuhan untuk berjumpa dengan kita di dunia ini, dan mengajarkan sesuatu yang tak dapat diajarkan oleh kawan-kawan dan sahabat-sahabat kita yang lain


Bila Rasulullah SAW berkunjung ke rumah kita

29 October 2008

Sumber : email

TUNGGU dulu YA RASULullah (Bila Rasulullah SAW Berkunjung ke rumah kita)

Cobalah anda bayangkan apabila Rasulullah SAW dengan seijin Allah SWT tiba-tiba muncul mengetuk pintu rumah kita…….. Beliau datang dengan tersenyum dan muka yang amat bersih di depan pintu rumah kita,  Apa yang akan kita lakukan ? Mestinya kita akan sangat berbahagia, menagis dan memeluk beliau erat-erat menumpahkan sejuta bahkan semilyar rindu kita pada junjungan kita tersebut lantas mempersilahkan beliau masuk ke ruang tamu kita..

Kemudian kita tentunya akan meminta dengan sangat agar Rasulullah SAW sudi menginap beberapa hari di rumah kita.

Beliau tentu saja tersenyum……..

Tapi barangkali kita akan segera berucap : “Tunggu dulu ya Rasulullah…..”

Kita akan meminta pula Rasulullah SAW menunggu sebentar di depan pintu karena kita teringat koleksi CD dan DVD yang ada di rak ruang tengah kita jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan dengan Tafsir Al Qur’an dan buku-buku Agama yang kita miliki, dan kita tergesa-gesa memindahkan dahulu koleksi film dan musik tersebut kedalam.

Haruskah kita berucap :”Tunggu dulu ya Rasulullah”

Beliau tentu tetap tersenyum……..

Atau barangkali kita teringat akan foto-foto dan lukisan yang tidak Islami yang kita pajang di ruang tamu kita, sehingga kita terpaksa juga memindahkannya ke belakang secara tergesa-gesa.  

Barangkali kita akan memindahkan Lukisan Kaligrafi dan lafal Allah dan Muhammad yang ada di ruang samping Untuk segera kita pindahkan di ruang tamu.

Beliau tentu tersenyum…….

Bagaimana bila kemudian sang junjungan Baginda Rasulullah SAW bersedia menginap di rumah kita? Barangkali kita akan malu bila teringat bahwa anak kita lebih hapal syair lagu-lagu Eminem, Kelly Clarkson, Beyonce atau Peterpan dan Niji daripada menghapal alunan ayat suci Al Qur’an atau Bacaan Shalawat kepada Rasulullah SAW.

Barangkali kita akan malu jika teringat bahwa istri atau anak perempuan di rumah kita tidak terbiasa memakai jilbab dan sedikit sekali memiliki  koleksi pakaian muslimah yang pantas untuk berhadapan kepada Rasulullah SAW. 

Belum lagi koleksi buku-buku novel dan majalah hobby milik kita dan anak-anak kita.

Belum lagi  koleksi kaset kita dan CD anak-anak kita yang tidak Islami.

Belum lagi koleksi DVD karaoke kita dan  anak-anak  kita. 

Kemana kita harus menyingkirkan semua koleksi tersebut demi menghormati  junjungan kita?

Barangkali kita menjadi malu setelah Rasulullah tahu, betapa keluarga kita sering menunda Shalat wajib kita… betapa kita sering meninggalkan shalat sunnah yang beliau ajarkan…. dan kita akan malu begitu Rasulullah tahu bahwa bahwa kita sangat jarang bahkan tidak pernah ke masjid untuk shalat berjamaah. 

Barangkali kita menjadi malu karena pada saat maghrib keluarga kita  sibuk  di depan TV. Barangkali kita menjadi malu karena kita menghabiskan hampir seluruh waktu kita untuk mencari kesenangan duniawi. 

Barangkali kita menjadi malu karena keluarga kita sangat jarang membaca Al Quran dan Tafsirnya. Barangkali kita menjadi malu bahwa keluarga kita tidak mengetahui sedikitpun Sirah Nabawiyah atau Sejarah hidup dan perjuangan Rasulullah SAW dan keluarganya serta para sahabat karena kita lupa dan lalai belajar dan mengajari anak-anak kita.

Beliau tentu tetap tersenyum……..

Barangkali kita menjadi malu bahwa anak kita tidak mengetahui satupun nama apalagi biografi keluarga Rasulullah SAW yang beliau sangat cintai… Kita tidak mengenal siapa itu Fatimah Az Zahra, Sayidina Hassan dan Hussein tetapi hapal di luar kepala mengenai anggota keluarga Sinchan, Doraemon atau nama-nama anggota keluarga para selebritis kita.Karena sengaja tidak kita siapkan mushalla di rumah kita, barangkali kita malu dan terpaksa harus menyulap satu kamar menjadi Mushalla untuk keluarga kita.

Barangkali kita teringat bahwa di rumah kita tidak memiliki koleksi pakaian muslim yang pantas untuk berhadapan kepada Rasulullah SAW.

Beliau tentu tersenyum……..

Belum lagi koleksi buku-buku , CD, DVD dan kaset PS kita dan anak-anak kita. Kemana kita harus menyingkirkan semua koleksi tersebut demi menghormati junjungan kita? Barangkali kita menjadi malu bahwa kita tidak mengenal dengan baik tetangga-tetangga kita karena jarangnya kita bersilaturahim ke mereka.

Beliau tentu tersenyum…….

Barangkali kita menjadi malu jika Rasulullah SAW menanyakan kepada kita siapa nama tukang sampah yang setiap hari lewat di depan rumah kita.

Barangkali kita menjadi malu jika Rasulullah SAW bertanya tentang nama dan alamat marbot penjaga masjid di kompleks kita..

Betapa senyum beliau masih ada di situ……..

Bayangkan apabila Rasulullah SAW tiba-tiba muncul di depan rumah kita……

Apa yang akan kita lakukan?

Masihkah kita memeluk erat-erat junjungan kita dan mempersilahkan beliau masuk dan menginap di rumah kita? Ataukah akhirnya dengan berat hati, kita akan meminta beliau menunggu kita membereskan segala hal yang beliau kurang berkenan……

Tunggu dulu ya Rasulullah Maafkan kami ya Rasulullah………

Dan masihkah beliau tersenyum ? Senyum pilu, senyum sedih dan senyum getir…….. Oh betapa memalukannya kehidupan kita saat ini di mata Rasulullah  Maafkan kami ya Rasulullah

Rasulullah SAW bersabda: “Qul inkuntum tuhib-bûnallâh fat tabi’ûnâ yuh-bibkumullâh, Apabila kalian cinta kepada Allah maka ikutilah aku (Muhammad) kelak Allah akan cinta kepada kalian“.

Rasulullah SAW bersabda :”Cintailah Allah karena nikmat yang telah dianugerahkan-Nya pada kalian, cintailah aku karena cinta Allah (padaku) dan cintai-lah Ahli Bait (Keluarga) ku karena cintaku pada mereka”.

Dalam hadis yang lain beliau bersabda: “Tidak beriman seorang hamba sehingga aku lebih ia cintai daripada dirinya sendiri dan itrah (keluarga)ku lebih ia cintai ketimbang keluarganya… ”

Undzur ilaina Yaa Rasulullah Jangan kau palingkan wajahmu dari kami, Tengoklah kami Yaa Rasulullah….

Rindu kami padamu ya Rasul
Rindu tiada terperi
Berabad jarak darimu ya Rasul
Seakan dikau di sini
Cinta ikhlasmu pada manusia bagai cahaya surga
Dapatkah kami membalas cintamu secara bersahaja
(Taufik Ismail)  

Ya Nabi … Salam ‘Alaika ! Ya Rasul… Salam…’Alaika Ya Habibi…. Salam  ‘Alaika Solawatulloh Alaika……..  

Semoga Bermanfaat Wassalamualaikum.wr.wb IPH


Minggu Kelabu

28 October 2008

Hari minggu biasanya diisi dengan kegiatan jalan muter muter atau bermain main dirumah dengan keluarga … tapi minggu ini bener bener harus nemu tukang urut nih, dah hampir tiga minggu jempol kaki sakit kayaknya kesleo abis maen bulutangkis waktu itu ..

Dah sempet cari cari info tukang urut khusus kesleo, minggu lalu dah dapet info ada tukang urut di jalan wadas raya, tapi saat itu dapet info tetangga kalo di sebelah perumahan juga ada tukang urut malah dikasih kartu nama, dan minggu lalu manggil dia, tapi ternyata belum ada perubahan..

Akhirnya bertekad harus dapet tukang urut minggu ini juga agar saat mudik ke malang minggu depan urusan kaki dah beres. Ahh sejakn semalam bertambah masalah, abis maem semalam kena diare padahal seingat ku gak makan aneh aneh. Kemaren abis dari Gambir terus ke Monas gak jajan … trus baru makan di rumah … kalo gara gara makanan dirumah kok yang kena cuma saya… apa karena minuman ya.. maren dari pagi perut kosong trus minumnya emang macem amcem, ada aqua, ada mount tea ada pocari ada yakult …

Jam 10 an perut dah enakan … trus berbekal informasi dari temen dicarilah tuh jalan wadas raya … akhirnya ketemu juga tapi kok sepanjang jalan tersebut gak ada plang yang dimaksud pas berhenti trus tanya orang sekitar malah tahunya pengobatan alternatif pak Hanafi… yahh bukan itu…

Ya sudahlah pulang aja sambil muter bentar … ambil arah ke margonda lagi trus mutar balik di depan pesona khayangan … nah pas lagi jalan pelan eh ada plang urut kesleo di Jl STM deket lampu merah itu..coba ikutin aja .. hmm lumayan dah masuk jauh kok gak ada tanda tanda penunjuk arah lagi.. ampe mo mentok tuh jalan.. eh akhirnya ada plang di sebuah rumah mungil .. coba aja lah ..

Kebetulan orangnya ada di Rumah … nunggu bentar trus masuk .. langsung to the point aja.. kalo jempol sakit dah 3 minggu lebih..langsung deh tuh si Bapak meneliti kondisi sambil mijat dengan 3 jari … sambil baca baca doa .. hmmm serius banget .. wadowww sakit juga pijatanya … katanya wah dah kelamaan nih mas .. ampe bengkak gini .. sambil terus mijat dan nanya sakit gak bagian sini… trus pindah ke bagian lainnya ..

” Coba pijat sendiri bagian mana yang masih sakit .. kata nya. Saya tekan tekan sekitar jempol, alhamdulillah kalo di tekan dah gak sakit … tinggal bengkaknya aja..trus disuruh coba jalan dan sebagainya … ya memang ada perubahan, maren maren kalo jempol jadi tumpuan terasa sakit,sekarang dah enggak …

Sambil ngobrol2 ternyata tuh pemijatan hanya dengan 3 jari, karena katanya pijat totok.. syaraf sudah dibenerin semua… tinggal tar di rendam pake air panas.. hah panas bukan hangat lho.. untuk menyembuhkan bengkak nya katanya …

Setelah dirasa cukup, akhirnya sebelum pamitan tanya berapa tarifnya, tapi beliau gak matok jadi ya kasih aja berapa katanya … ya udah saya kasih ….Rp ….

Pas mo keluar jalan STM ujan mulai rintik rintik … keluar gang langsung belok kiri… eh seingatku di lampu merah itu kalo lurus boleh jalan terus ..ya udah saya terus aja ehhh pas di depan terminal tuh Polisi kasih kode buat minggir …

Ikutin aja, trus minta di tunjukin sim ama stnk.. nurut.. baru bilang “mas lampu merah kok jalan aja?” ..weleh bukannya kalo di situ yang lurus boleh terus jalan pak? ya enggak lah katanya” .. trus di suruh minggir masuk ke pos kecil.. nurut ajalah.

Di pos di lanjutin ama polisi yang laen tapi baek kok orangnya namanya Pak R Tullah, trus kasih nasehat lagi, kalo di sini lampu merah harus berhenti kecuali di Jl Juanda ama di mana gitu …

Jadi sementara sim di tahan tar senin ke pengadilan bayar denda dan ambil sim di polres… walah pak mana sempet … akhh akhirnya setelah bertahun tahun menggunakan jalan raya hari minggu ini kena tilang juga …

Biaya nya 35. 000 katanya … atau bisa juga bayar lewat ATM BRI .. ahh pak gak sempet pak ngurus itu… “Mau bayar di sini?” tanya beliau .. iya lah pak. Ya udah tanda tangan dan tulis Rp 35.000 disini… ya udah gak nego macem macem langsung tanda tangan dan bayar di form yang udah tersedia… abis tanda tangan Pak Polisi ngajak ngobrol bentar… hmmm padahal temen polisi di depok banyak juga cuma gak saya singgung … sekali kali ngrasain di tilang lah …

Keburu ujan langsung kebut aja .. mo mampir dulu ke Bakso keraton dekat lampu merah setelah polres, tadi istri nitip … ehh emang minggu kelabu bener pas nyampe depan nya kok sepi ternyata ada pengumuman tutup tgl 20-29 oktober … yo wess lanjut lagi ..

Ehhh keinget lagi, istri nitip mangga ama kelapa hijau … kalo mangga gampang di sepanjang jalan arah pulang pasti banyak. Sebelum kota kembang ada pick up jualan mangga 10.000 3 kg.. berhenti bentar .. liat liat trus beli yang sekilo 5000 … lanjut lagi, berhenti di Gandararia 2 beli kelapa hijau … wah pas banget begitu beok ujan turun… sambil nunggu pesenan kelapa, pesen soto ayam diwarung disebelah buat si kecil…

Kelapa selesai di bungkus, ujan dah reda… walah emang minggu kelabu.. pas mo nyantelin kelapa dimotor , bungkusan soto nya jatuh …. waduh tumpah deh tuh soto … gak ada yang liat .. yaa sudah lah pulang aja….

Hmmm … bener bener minggu kelabu ….

tilang.jpg


Diet ala Rosullullah

24 October 2008

sumber : milis

Beberapa hal berikut ‘mungkin’ ada manfaatnya diterapkan

JENIS MAKANAN

Rupanya tanpa kita sadari, dalam makanan yang kita makan sehari-hari, kita tak boleh sembarangan. Hal inilah penyebab terjadinya berbagai penyakit antara lain penyakit kencing manis, lumpuh/stroke, sakit jantung, keracunan makanan dan lain2 penyakit. Apabila anda telah mengetahui ilmu ini, tolonglah ajarkan kepada yg lainnya. Ini pun adalah diet Rasullulah SAW kita juga. Dalam cerita Hadits banyak mengungkapkan, Rasullulah tak pernah sakit perut sepanjang hayatnya karena pandai menjaga makanannya sehari-hari. Insya Allah kalau anda ikut diet Rasullullah ini, anda takkan menderita sakit perut ataupun keracunan makanan.

  • Jangan makan SUSU diikuti/bersama DAGING
  • Jangan makan DAGING diikuti/bersama IKAN
  • Jangan makan IKAN diikuti/bersama SUSU
  • Jangan makan AYAM diikuti/bersama SUSU
  • Jangan makan IKAN diikuti/bersama TELUR
  • Jangan makan IKAN diikuti/bersama DAUN SALAD
  • Jangan makan SUSU diikuti/bersama CUKA
  • Jangan makan BUAH diikuti/bersama SUSU CTH :- KOKTAIL

CARA MAKAN:

  • JANGAN MAKAN BUAH SETELAH MAKAN NASI , SEBALIKNYA MAKANLAH BUAH TERLEBIH DAHULU, BARU MAKAN NASI.
  • TIDUR 1 JAM SETELAH MAKAN TENGAH HARI.
  • JANGAN SESEKALI MENINGGALKAN MAKAN MALAM . BARANG SIAPA YG MENINGGALKAN MAKAN MALAM DIA AKAN DIMAKAN USIA (CEPAT TUA/PIKUN) DAN KOLESTEROL DALAM BADAN AKAN BERGANDA.

Nampak memang sulit.. tapi, kalau tak percaya… cobalah Pengaruhnya tidak dalam jangka pendek…. Akan berpengaruh bila kita sudah tua nanti. Dalam HADITS Rasulullah pernah melarang makan makanan darat bercampur dengan makanan laut.Nabi pernah mencegah kita makan ikan diikuti/bersama susu. karena akan cepat mendapat penyakit. Ini terbukti oleh ilmuwan yang menemukan bahwa dalam daging ayam mengandung ion+ sedangkan dalam ikan mengandung ion-, jika dalam makanan kita ayam bercampur dengan ikan maka akan terjadi reaksi biokimia yang akan dapat merusak usus kita.

Al-Quran Juga mengajarkan kita menjaga kesehatan spt membuat amalan antara lain:

  • Mandi Pagi sebelum subuh, sekurang kurangnya sejam sebelum matahari terbit. Air sejuk yang meresap kedalam badan dapat mengurangi penimbunan lemak. Kita boleh saksikan orang yang mandi pagi kebanyakan badan tak gemuk.
  • Rasulullah mengamalkan minum segelas air sejuk (bukan air es) setiap pagi. Mujarabnya Insya Allah jauh dari penyakit (susah mendapat sakit).
  • Waktu sembahyang subuh disunatkan kita bertafakur (yaitu sujud sekurang kurangnya semenit setelah membaca doa). Kita akan terhindar dari sakit kepala atau migrain. Ini terbukti oleh para ilmuwan yang membuat kajian kenapa dalam sehari perlu kita sujud. Ahli-ahli sains telah menemui beberapa milimeter ruang udara dalam saluran darah di kepala yg tidak dipenuhi darah. Dengan bersujud maka darah akan mengalir keruang tersebut.
  • Nabi juga mengajar kita makan dengan tangan dan bila habis hendaklah menjilat jari. Begitu juga ahli saintis telah menemukan bahwa enzyme banyak terkandung di celah jari jari, yaitu 10 kali ganda terdapat dalam air liur. (enzyme sejenis alat percerna makanan) Wassalam…Sama-samalah kita mengamalkannya…….

Wallahu A’lam Sabda nabi, Ilmu itu milik Allah, barang siapa menyebarkan ilmu dan mengamalkannya demi kebaikan insya Allah… Allah akan menggandakan pahala 10 kali lipat kepadanya.


Kartu Pintar.. menyesatkan

23 October 2008

Pulang kantor kemaren liat sang putra lagi bermain main dengan kartu kartu yang sudah kadaluarsa. Ada kartu kredit, karu ATM, kartu GFF, kartu berobat, kartu belanja sampe kunci kamar hotel berbentuk kartu yang selalu lupa dikembalikan karena disakuin saat chek out. Disusunnya kartu kartu itu kemudian dengan riang nya dia berteriak .. ayah ayok maen beli beli an kartu .. ayah mau beli kartu apa nanti bisa buat belanja…

Hmm, anak kecil aja dah tahu fungsi dari kartu kartu itu, kalo kartu itu bisa untuk ambil uang atau belanja dengan cara gesek .. ahh betapa pintar nya kartu itu..

Awal mula punya kartu kredit jaman kuliah dulu, citi bank yang mempelopori, itupun membuat karena sang teman sebagai agen nya dan merayu rayu agar ikut buat karena dia ditarget untuk bisa mendapatkan klien sekian orang dalam sebulan .. padahal jamannya kuliah mana ada sih penghasilan? yang ada minta kiriman… tapi entah gimana dulu kok akhirnya di approve oleh citi bank meskipun limit kredit hanya 2 juta .. itu tahun 97… dan tanpa pemberitahuan an permintaan limit itu terus naik dari tahun ke tahun.. sampe bisa buat DP kendaraan .. ahhh betapa menggiurkan nya..

Namun ternyata karena kartu itu pula hidup jadi terasa ringan, mau apa tinggal gesek sana gesek sini … tinggal pusing saat harus setor cicilan… masih ingat betapa susahnya waktu itu untuk segera melunasi cicilan karena saat itu belum ada program eazy pay sehingga cicilan terus berbunga … mana belum ada pendapatan tetap lagi .. kartu yang semula dianggap pintar juga malah menyesatkan …

Ketika masuk dunia kerja..tawaran aneka kartu semakin banyak belum lagi mudahnya syarat untuk memeiliki hanya berbekal fotocopy id card pun seminggu kemudian sudah di kirim, malah kadang tanpa konfirmasi eh tiba tiba dapat kartu baru…

Padahal kartu kartu tersebut sangatah berbahaya karena bisa digunakan oleh orang lain tanpa harus menggunakan pin…

Beruntung sejak awal dengan citibak belum ada masalah, makanya sampai saat ini hanya bertahan dengan cukup satu kartu saja itupun sebisa mungkin hanya untuk kondisi darurat. Misal bila ada tugas keluar kota dan harus nginap di Hotel maka akan sengsara bila tidak punya kartu kredit karena harus kasih deposit cash…  atau bisa untuk masuk ke lounge bandara sambil nunggu pesawat berangkat hanya,  ahh yang satu ini citi bank dah gak bisa lagi..payah … tapi yang masih saya suka adalah kemuadahan loan on phone yang bisa digunakan bila kepepet harus nambah dana untuk suatu keperluan …

Selain itu dah gah dipake lagi, terutama untuk belanja karena lebih baik menggunakan kartu debit bila belanja biar gak pusing dengan tagihan tagihan berikutnya …

Saat ini hampir setiap hari pasti ada saja marketing kartu kredit yang menawarkan dengan berbagai iming iming, padahal perasaan tidak pernah memberikan no telpon ke mereka..ahh ternyata data base sepertinya diperjual belikan antar bank, bila tidak mana mungkin marketing aneka jenis kartu kredit tahu no telepon kita?.

Memang dengan kartu itu berbagai kemudahan akan didapatkan namun ingat kemudahan itu bisa menyesatkan bila tidak hati hati. Target untuk segera bebas dari kartu pintar itu sepertinya belum bisa terealisasi masih harus mengunggu beberapa saat lagi ……..

kartu.jpg